家人 Jiārén= Keluarga *丈夫 Zhàngfū = Suami *妻子 Qīzi = Istri * 兄弟 Xiōngdì= Saudara laki (kakak adik) *姐妹 Jiěmèi = Saudara perempuan (kakak adik) *哥哥 Gēgē = Kakak laki-laki *嫂嫂 Sǎosǎo = Istri Kakak laki-laki *姐姐 Jiejie = Kakak perempuan *姐夫 Jiěfu = Suami Kakak perempuan *弟弟 Dìdì = Adik laki-laki *弟媳 Dìxí = Istri Adik laki-laki *妹妹
Kali ini kita belajar tentang panggilan anggota keluarga dalam bahasa Taiyu / Hokkien : 1. saya = gua 2. kamu = li 3. dia = i 4. kami = wun 5. kalian = lin 6. mereka = ing 7. laki-laki = tapo 8. perempuan = cabo 9. kakek = a kong 10. nenek = a ma 11. ayah = a pa 12. ibu = a bu 13. orang tua = lau lang
Orangorang lebih banyak memanggil Ama dengan Bapa, Ina dengan Mama, Sibaya dengan Paman/Om, Lawe dengan Tante, dan lainnya dalam sebutan bahasa Indonesia. Panggilan keluarga yang hanya ada di Nias. Mertua memanggil mertua dengan Mbambatö. Ini berlaku antara orangtua suami dengan Lanjutkan Membaca Reno Argya Laksita
Apaperbedaan antara bahasa Hakka, Hokkien, dan Mandarin padahal sama-sama berasal dari daratan Tiongkok? - Quora. Belajar bahasa Mandarin (家庭称呼 jiatingchenghu)panggilan keluarga dalam bahasa Mandarin - YouTube. Chinese Is Fun 2, Belajar Bahasa Mandarin Dengan Panduan 3 Bahasa Book by Yu Jia Hui - Gramedia Digital.
UoWFZ4B. keluarga Laki-laki Engkong Ayah dari Papa Emak Ibu dari Papa Papa Orang tua Laki-laki Ode Adik perempuan tertua dari Papa Ongah Adik perempuan kedua dari Papa Ocing Adik perempuan ketiga dari Papa Encek Adik laki-laki dari Papa keluarga Perempuan Engkong Ayah dari Mama Ema Ibu dari Mama Mama Orang tua Perempuan Ingah Adik perempuan tetua dari Mama Icing Istri dari Adik Laki-laki Mama kukuh Adik Laki-laki dari Mama Anak dari papa dan mama Koko Kakak Laki-laki Saya Dede Adik Laki-laki
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Halo sahabat kompasiana, kenalin saya Vincent Alden mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Di artikel ini saya akan menceritakan tentang nilai-nilai budaya yang terdapat di dalam keluarga. Btw saya berasal dari keluarga hokkien, ya bisa kalian ketahui keluarga cina. Semoga kalian senang ya dengan artikel iniKita pasti belajar budaya dari keluarga karena hal yang mendasar dan paling dalam dari suatu budaya itu terdapat di keluarga, karena bentuk sosial terkecil itu adalah keluarga. Di dalam keluarga kita bisa mengetahui bagaimana kita melihat sebuah dunia, bagaimana cara kerja dunia, budaya-budaya yang ada,dsb. Setiap keluarga itu pasti memiliki asumsi-asumsi yang berbeda mengenai budaya mereka masing-masing, hal inilah yang membuat budaya itu menjadi unik dan bervariasi. Keluarga merupakan tempat dimana kita mempelajari dan diajari bagaimana kita hidup, bagaimana kita belajar dari hal kecil dan besar ,bekerja sama satu sama lain, mempelajari nilai-nilai dan norma. Semua itu dimulai dan dilakukan pertama kali di keluarga. Contohnya seperti belajar menulis,membaca, membantu orang tua mencuci beberapa fungsi keluarga, yaitu keluarga sebagai fungsi ekonomi maksudnya bagaimana kita mendapatkan uang atau kebutuhan kita didalam keluarga. Lalu ada fungsi sosial, tempat dimana kita diajarkan bekerjasama, belajar berdebat dan yang lainnya. Identitas, identitas ini bisa melalui nama kita, misalnya kita punya marga, atau nama kita dimasukin nama dari ayah kita, nah hal ini bisa membuat sebuah identitas dari keluarga kita. Keluarga sebagai tempat belajar bahasa, seperti bagaimana kita belajar bahasa Indonesia maupun bahasa daerah, bicara dsb. Keluarga sebagai tempat belajar nilai dan keagamaan, seperti contohnya kita belajar nilai baik dan buruk, belajar menghormati orang yang lebih tua, belajar bagaimana cara makan yang baik, pantangan dari agama kita apa saja. Nah itu beberapa fungsi keluarga, tapi yang kita ambil fungsi keluarganya sesuai dengan judul yaitu keluarga sebagai tempat kita belajar nilai-nilai budaya dan keagamaan,. Jadi saya dengan mama saya udah sharing-sharing mengenai kebudayaan dari keluarga Chinese. Nah yang pertama itu kita anak-anaknya diajarin bahasa hokkien dari kecil, dan kita harus bisa, karena misalnya ada ngumpul bareng keluarga besar itu kita harus wajib menggunakan bahasa hokkien. Ditambah di keluarga Chinese hokkien itu kita harus menghormati orang yang lebih tua dari kita, seperti abang itu harus dipanggil koko, kakak perempuan harus dipanggil cece, Juga ada tingkatan misalnya memanggil om dan tante yang paling tua hingga muda, seperti thua phek, be chek, achek, ii, acim, kita masuk ke tradisi imlek, nah ini paling ditunggu-tunggu oleh keluarga kita nihh. Jadi di malam imlek itu kita wajib makan bersama keluarga besar, lucunya lagi nanti akan ada mie yang akan diacak-acak bersama keluarga besar menggunakan sumpit, ini menandakan kebahagiaan. Tapi tenang aja kok mie nya nanti dimakan kembali dan dibersihkan. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
panggilan keluarga dalam bahasa hokkien