Sedangkankarya seni dianggap pula memiliki nilai estetis subjektif artinya nilai keindahan sebuah karya memiliki deskripsi yang berbeda-beda bergantung pada siapa yang melihat karya tersebut. Artinya, estetis subjektif adalah keindahan menurut sudut pandang pribadi atau selera masing-masing orang. Misalnya saja terdapat satu karya dimana si A menyebut bahwa karya tersebut sangat indah, namun Terkaitdengan konsep kritik karya seni rupa, terdapat 3 bentuk yang menjadi daya pesona dalam sebuah karya. a. Kritik seni adalah diskusi atau evaluasi mengenai seni visual. Kritikus seni biasanya mengkritik seni dalam konteks estetika atau teori keindahan. bukan hanya melihatkan kelemahan tetapi juga menunjukkan keindahan suatu seni Mengutamakanunsur keindahan. Contoh karya seni rupa murni adalah lukisan, patung, grafiti, relief, seni koreografi, dan masih banyak lainnya. Seni rupa terapan; Seni rupa terapan adalah merupakan karya seni yang tidak hanya sebagai pajangan rumah saja, melainkan juga berfungsi untuk membantu kehidupan manusia. Seni rupa terapan lebih 2 Istilah kritik sastra telah dikenal pada sekitar tahun 500 SM. Kata kritik berasal dari bahasa Yunani krites yang berarti "seorang hakim", kata kritesmerupakan kata benda, sedang kata kerjanya krinein yang berarti "menghakimi", kriterion berarti "dasar penghakiman", dan kritikos berarti"hakim karya sastra" (Hardjana, 1981:2). 3. gembaladengan kerbaunya. Bagi Pane, keindahan yang dilihatnya melahirkan suatu perasan yang lebih mendalam, suatu proses gerak jiwa, atau yang dikenal dengan istilah stemming (STA, 1978, hlm. 47). Keindahan alam juga dapat menimbulkan kesedihan di hati penyair, seperti yang diungkapkan oleh N. Adil dalam sajaknya yang berjudul "Pimping". ndvP.

kritik yang mengutamakan keindahan bentuk seni adalah kritik